Rabu, 07 Maret 2012

Dampak Negatif Penggunaan Bahan Kimia Pertanian


Baik diakui maupun tidak dampak dari penggunaan pestisida kimia dalam mengendalikan OPT telah dirasakan langsung oleh petani sebagai pelaku usaha tani.  Dampak dari Penggunaan

pestisida di zaman “modern” ini , tanpa kita sadari mengakibatkan tubuh kita sudah tercemar racun (toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari. Semakin lamatoksin tersebut berkumpul dan menumpuk di dalam tubuh.
Toksin bukan saja menghancurkan fungsi-fungsi pencernaan kita yang normal, tetapi itu juga dapat mengikuti peredaran darah ke berbagai bagian organ tubuh kita, lalu merusak sistem sirkulasi (pembuluh-pembuluh darah), organ-organ penyaring (hati dan ginjal), dan organ-organ pengeluaran/ekskresi, dan akhirnya kita jatuh sakit.
Sakit adalah akibat kegagalan tubuh kita menyingkirkan bahan buangan, lendir (mucus), serta timbunan racun (toksin) yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia, sehingga kekebalan tubuh menurun. 
“BAHAYA” Makanan Terhadap Tubuh
Mari cermati apakah makanan Anda bersumber dari bahan-bahan berikut ini ?
Penyediaan dan pengolahan makan dewasa ini selalu berkaitan dengan bahan-bahan buatan yang dalam jangka waktu lama akan menimbulkan gangguan kesehatan.
  1. Pertanian : penggunaan pestisida, herbisida, perangsang pertumbuhan, dan lain sebagainya, atau bahkan rekayasa genetika.
  2. Peternakan : penggunaan pakan dan minuman ternak yang selalu mengandung unsur kimia, suntikan, obat-obatan untuk mempercepat pertumbuhan, dan lain sebagainya.
  3. Sumber air : akibat dari pengadaan pertanian, peternakan, industri, dan lain-lain, sumber air kita banyak tercemar oleh bahan-bahan kimia yang berbahaya.
  4. Pengolahan makanan : sering kita dapati menggunakan bahan buatan seperti pengawet, pewarna, perasasa, atau bahkan menggunakan kemasan yang tidak sehat seperti melamin, styrofoam (yang mengandung formaldehid) dan lain sebagainya.
pertanian-makanan4.jpg
 Tahukah Anda bahwa sumber makanan di atas akan meninggalkan residu / sisa “bahan tambahan” yang dalam jangka panjang akan meracuni dan merusak tubuh kita ?
bhy-makanan-di-perut
Bahan berbahaya tersebut secara sedikit demi sedikit namun pasti akan mengendap dalam bentuk toksin / racun yang akan merusak kesehatan. Racun-racun (toksin) ini berasal dari pengolahan makanan yang tidak alami lagi (pemakaian pestisida, polusi udara, bahan pengawet, pewarna tiruan, pemakaian obat-obatan kimia, rekayasa genetik dan lain sebagainya).

Serangan terhadap Kekebalan Tubuh
serangan-kekebalan
Setiap waktu kekebalan tubuh kita diserang oleh berbagai faktor dari luar seperti antibiotik, kemoterapi, vaksin, sinar-X, radiasi, , alcohol, rokok, bahan kimia, gula, lemak, polusi, pembedahan yang tidak perlu, stress, kosmetik, dan lain sebagainya. Sistem kekebalan yang lumpuh akan memudahkan kita jatuh sakit.
Dalam waktu yang tidak lama toksin / racun akan menemukan jalan masuk kedalam darah, dan menyerang 3 (tiga) fungsi toksifikasi ;
1. sistem pencernaan(perut, isi perut, usus besar)
sistem-pencernaan
2. Sistem Endokrin(kelenjar pituary, kelenjar adrenal, kelenjar tiroid/gondok, kelenjar pankreas dan kelenjar seks
sistem-endokren
3. Sistem Penyaringan(hati, kulit, rahim dan ginjal)
sistem-penyaringanPenyerangan tersebut akan melemahkan badan yang menyebabkan anda mudah sakit, lesu, lemah dan terjadi penuaan dini, mempengaruhi fungsi sistem pencernaan, membahayakan kesehatan dan dapat menyebabkan sakit yang serius dalam jangka panjang.

Kotoran Tersumbat
Sumber penyakit manusia 90% berasal dari Usus (Kolon) yang tidak bersih / tidak sehat
panjang-ususPanjang saluran pernernaan manusia adalah 6 kali tinggi badan (± 10 meter). Makanan yang dimakan tiap hari akan meninggalkan sisa pada permukaan dinding usus. Tumpukan sisa makanan mengendap dari waktu ke waktu yang akan menyebabkan toxid (bahan beracun). Selanjutnya toxid (bakteri, fungi, dan parasit) akan lepas ke dalam sistem peredaran darah sehingga menghasilkan toxin(racun) dalam darah.


usus-toksinPara dokter percaya bahwa toksin-toksin yang terkumpul didalam tubuh adalah penyebab utama datangnya penyakit bukannya kuman-kuman. Bakteri atau kuman-kuman hanya berdampak ketika terlalu banyak sisa-sisa pembuangan (toksin) didalam tubuh kita sehingga menyebabkan tubuh kita lemah dan daya tahan tubuh menurun. (sumber http://melileasehat.wordpress.com/tentang-melilea/makanan-dan-kesehatan/)

0 komentar:

Poskan Komentar

Yang Kau Tau

Yang Kau Tau
klik kanan pilih newtab