KECANGGIHAN dan KEMUJARABAN TERAPI GUASA

REVOLUSI BARU DARI TERAPI GUASA Gaya hidup masyarakat sekarang yang penuh dengan tekanan, menimbulkan stres, karena tuntutan untuk hidupnya. Banyak diantaranya tidak punya waktu untuk melakukan olahraga teratur dan sehingga mempengaruhi kesehatan, sebagai contoh berbagai penyakit kronis muncul.

BIO PURE KEN

MESIN PENJERNIH AIR MENJADI AIR MURNI H2O

TERAPY SEGALA MACAM PENYAKIT

REVOLUSI BARU DARI TERAPI GUASA Gaya hidup masyarakat sekarang yang penuh dengan tekanan, menimbulkan stres, karena tuntutan untuk hidupnya. Banyak diantaranya tidak punya waktu untuk melakukan olahraga teratur dan sehingga mempengaruhi kesehatan, sebagai contoh berbagai penyakit kronis muncul.

Rabu, 26 Februari 2014

Tips Lembur Kerja yang Sehat

Bagi pekerja profesional dari beragam profesi, terkadang tuntutan kerjaan yang dikejar tenggat (deadline) mengharuskan waktu bekerja melebihi ambang normal. Sesekali, mungkin tubuh masih menerima kondisi ini. Namun kalau keseringan mulai timbul berbagai efek samping. Lebih mudah lelah, berkurangnya konsentrasi, punggung kaku, maupun muncul nyeri pada pinggang adalah beberapa bentuk peringatan dari tubuh agar kita segera beristirahat.

Mengonsumsi stimulan mungkin jadi pilihan. Asal hati-hati, terlampau berlebih malah mendatangkan akibat buruk. Misalnya kopi, dalam takaran normal  bisa mengurangi risiko gangguan jantung, diabetes, dan bahkan kanker menurut beberapa penelitian. Tapi kalau over dosis, akan membuat tubuh mengalami dehidrasi dan insomsia.

Pilihan selanjutnya minuman berenergi, apalagi bombardir iklan menjanjikan banyak manfaat. Tapi, masih ingatkah dengan kasus Mita Diran, sang copywriter muda yang meninggal setelah 30 jam bekerja? Ya, ia dikabarkan 'bergantung' pada minuman berenergi saat lembur.

Jadi, apa langkah-langkah yang lebih aman bagi tubuh saat dituntut lembur? Mungkin tips berikut bisa membantu.

1. Perhatikan jumlah asupan makanan dan minuman
Ketika merasa lelah, seringkali orang malas makan. Padahal tubuh perlu mendapat asupan makanan yang cukup untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan. Meski begitu pastikan tidak makan berlebihan karena justru bisa membuat keadaan bertambah buruk. Ambillah makanan secukupnya dan jangan berlebihan, jangan lupa cukup minum air putih agar tidak dehidrasi.

2. Memilih makanan dan camilan yang tepat
Hindari makanan manis dan pilihlah makanan seperti telur dan biji-bijian. Utamakan memakan protein dan serat, bukan karbohidrat. Fokuslah pada makanan sehat yang dapat memberikan tubuh energi dengan mudah. Contoh camilan sehat antara lain buah-buahan segar, sereal, biskuit, dan saripati ayam.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan memberikan saripati ayam terhadap 20 responden, ditunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi saripati ayam melaporkan peningkatan keaktifan dan penurunan keluhan nyeri kepala saat kerja lembur. Disimpulkan bahwa konsumsi rutin saripati ayam dapat memberikan pengaruh potensial terhadap metabolisme pengatur stres dan nyeri dalam tubuh.

3. Sisipkan olahraga di jam kerja
Melakukan olahraga sebentar dapat membantu menjaga peredaran darah dan membantu tubuh tetap waspada ketika merasa lelah. Pilihan termudah adalah push-up. Lakukan push-up sebanyak 3 set dengan jeda 30 detik. Olahraga ringan ini tidak akan menyebabkan tubuh banyak berkeringat, namun cukup membuat tubuh terjaga.

4. Rencanakan waktu tidur siang
Tidur siang selama 20 menit keesokan harinya sudah cukup untuk membuat tubuh kembali berenergi. Nah, waktu paling ideal untuk tidur siang adalah antara pukul 1 siang sampai 3 sore.










Sumber:
GLOBAL CYBER

Rabu, 05 Februari 2014

5 Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah


1. Tidak makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan.
Gaya hidup yang dijalani oleh Nabi Allah yang terakhir ini sungguh bisa dijadikan teladan bagi umat zaman sekarang. Salah satunya adalah Rasulullah tidak makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan. Hal itu terbukti menyehatkan secara ilmiah.


2. Duduk ketika hendak minum
Ketika merasa haus Rasulullah biasa meminum air dengan duduk terlebih dahulu. Cara ini juga terbukti menyehatkan secara ilmiah dimana ketika kita meminum air dengan posisi masih berdiri akan ada katup yang belum siap menerima tekanan air dan ketika duduk katup itu terbuka dan siap menerima air.


3. Makan dengan tangan kanan
Makan dengan tangan kanan bukan hanya sekedar tradisi tetapi juga menurut sebuah penelitian ini juga salah satu gaya hidup yang sehat. Ketika makan menggunakan tangan kanan maka yang aktif adalah otak kiri dimana sifat otak kiri ini selalu teratur, dan berpikir.

Sedangkan ketika makan menggunakan tangan kiri maka yang aktif adalah otak kanan yang memiliki sifat imajinasi dan acak. Jadi makan dengan tangan kiri dianggap kurang cocok menurut sebuah penelitian.


4. Cepat tidur dan cepat bangun
Jika sudah waktunya tidur, maka Rasulullah SAW akan cepat tidur. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat setelah shalat Isya, kurang lebih pukul 21.30. Kemudian kira-kira pukul 03.00 sudah bangun di pertiga malam untuk shalat malam.

Dengan demikian waktu yang digunakan untuk tidur adalah kurang dari delapan jam. Dalam konteks ini, penggunaan waktu 24 jam dalam satu hari satu malam, adalah sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah kepada Allah, dan sepertiga lagi adalah untuk tidur yang cukup. Tentu saja, perbandingan ini tidaklah kaku, melainkan dalam pengertian dalam keseimbangan.


5. Sering berpuasa
Menurut sebuah penelitian berpuasa adalah sebuah metode ampuh untuk menahan diri. Ini merupakan sebuah cara sehat yang kadang masih disepelekan orang-orang zaman sekarang.


Sumber :
inspirasi69

Jumat, 18 Mei 2012

6 Keluhan Tubuh Saat Kita Kurang Tidur

Masih menganggap tidur sebagai ritual biasa? Jika iya, hati-hati, karena tubuh bisa melakukan demonstrasi pada kita bila terus membiarkan kualitas tidur kita memburuk. Sebab setidaknya ada enam risiko kesehatan yang terancam jika kita sering kurang tidur.


1. Merindukan makanan junk food

Saat kita kurang tidur, tombol pengatur nafsu makan mengalami gangguan. Alhasil kita menginginkan makanan yang tinggi lemak dan tinggi karbohidrat. Ini akan membuat jumlah kalori dalam tubuh naik drastis. 

Sebuah penelitian membuktikan, setelah kurang tidur selama 2 malam berturut-turut, responden mengalami dorongan makan lebih lama dari biasanya. Sebab hormon pemicu nafsu makan, yaitu ghrelin, meningkat dan hormon penekan nafsu makan menurun, yaitu leptin.

Jika dibiarkan terus-menerus, kita akan mengalami kelebihan berat badan. Dan ini semakin ditegaskan oleh penelitian yang dilakukan University of Washington yang menemukan respondennya yang memiliki tidur cukup, 7 sampai 9 jam setiap malam, memiliki nilai BMI yang ideal.


2. Kita menjadi pusat magnet bagi kuman

Orang yang tidur 7 jam pada malam hari, akan 3 kali lebih mudah terkena flu. Ini adalah hasil studi JAMA. Bahkan penelitian lain menyimpulkan, laki-laki yang kurang tidur dan diberikan vaksin flu, memiliki kelambatan reaksi pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit musiman itu. 

Kekebalan tubuh baru terbentuk, 10 hari setelah vaksinasi dilakukan. Rumusnya hanya satu untuk menjelaskan situasi ini, tidur membentuk sistem kekebalan tubuh kita.


3. Tubuh menjadi lebih lambat mengolah gula

Universitas of Chicago menyimpulkan dalam penelitian mereka, waktu tidur yang pendek akan membuat tubuh kita resisten terhadap insulin. Ini membuat glukosa susah sekali diolah dalam pembuluh darah kita, sehingga kita berpeluang mengalami diabetes tipe 2.


4. Didera stres berkepanjangan

Masih dari penelitian yang dilakukan University of Chicago, kurang tidur membuat hormon kortisol meningkat tajam. Ini adalah hormon yang menyebabkan kita mengenal bagaimana tidak enaknya stres. 

Peningkatan kortisol terjadi mulai dari sore hingga malam hari, yang membuat detak jantung kita meningkat, tekanan darah meningkat, dan gula dalam darah meningkat. Ini artinya, kita berisiko untuk mengalami hipertensi, gangguan jantung, dan diabetes tipe 2.


5. Otak kita menjadi berkabut

Saat kita kurang tidur, maka otak diserang "kabut tebal". Bahkan Joyce Walsbelen, PhD, pakar kesehatan tidur, bercerita, kabut tebal ini membuat kita susah sekali merasa senang. 

“Sebab kontrol tidur dan emosi ada pada areal otak yang sama. Jadi saat kita kurang tidur, maka otomatis kita sudah membuat diri menjadi mudah sekali depresi.”


6. Membuat kita terlihat lebih tua

Kurang tidur juga membuat aliran darah melambat, tak terkecuali yang ada di bawah kulit kita. Maka tak heran jika kantung mata mudah terbentuk saat kita kurang tidur, dan kondisi ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat menyempurnakan tampilan kita.

“Lebih parahnya lagi, kurang tidur yang meningkatkan hormon kortisol juga memperlambat produksi kolagen. Jika ini yang terjadi, katakan selamat datang pada keriput,” ucap Jyotsna Sahni, MD, pakar kesehatan tidur dari Canyon Ranch, Amerika Serikat.

Melihat daftar lengkap keluhan tubuh saat kita kurang tidur ini, kita pasti tak ingin membuat tubuh mengeluh lagi. Karena itu, lakukanlah trik mudah untuk tidur lelap.
  1. Secara perlahan, tidurlah 15 menit lebih cepat setiap malamnya.
  2. Matikan lampu sejam sebelum menutup mata, dan cobalah untuk rileks. Jika alunan musik bisa menenangkan diri, jangan ragu untuk menikmati alunan tersebut sambil menutup mata.
  3. Jangan letakkan televisi atau komputer di kamar kita.
  4. Lakukan meditasi atau peregangan tubuh, 30 menit sebelum benar-benar tidur.

Sumber :
kompas.com

Kamis, 17 Mei 2012

Mengapa Mengantuk Kalau Kenyang?


Makan berlebihan atau kekenyangan sering membuat kita mengantuk sesudahnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut para ilmuwan, terjadi reduksi oksigen yang diserap tubuh kalau kita terlalu kenyang.
 
Dari hasil tes, oksigen tubuh berkurang sebesar 20-40% atau sekitar 5-10 detik karena pernapasan berat atau hiperventilasi. Selain itu, terjadi kejutan biokimia yang membuat pernapasan menjadi berat.
 

Sehingga, bisa dibilang, mengantuk setelah makan dan bahkan tidur setelah makan adalah tanda-tanda terjadinya syok biokimia.  Ketika tingkat oksigen tubuh turun di bawah 20 detik, maka pengaruhnya adalah terjadi overbreathing (memerlukan kerja pernapasan lebih banyak) pada kadar oksigen otak.
 
Keadaan ini mengganggu pencernaan yang sangat cepat dan dinamis. Darah menjadi miskin akan oksigen, dan menyebabkan berkurangnya pasokan enzim pencernaan, akumulasi dari produk sisa metabolisme dalam usus besar dan sel tubuh lainnya. Pencernaan menjadi lebih lambat.
 
Sebagai contoh, seseorang dengan pola pernapasan normal, membutuhkan sekitar 2 jam untuk mencerna makanan biasa (ketika hampir tidak ada makanan yang tersisa di lambung).
 

Bagi orang sakit, dengan pola pernapasan tidak efektif akan membutuhkan 1-2 jam lebih lama untuk mencerna.
 
Mengantuk setelah makan juga bisa mempercepat proses penggemukan badan (obesitas). Dan, biasanya orang penderita obesitas atau memiliki berat badan di atas normal lebih cepat mengantuk bila makan berlebih.
 
Menurut Profesor KP Buteyko, MD, PhD, dan penelitian yang dilakukan oleh sekelompok dokter di Rusia, CO2 juga bertanggung jawab untuk mengontrol membran permeabilitas sel lemak. Ketika kita hiperventilasi (karena CO2 yang rendah), kadar glukosa darah secara alami menjadi rendah karena hiperventilasi.


Mekanismenya begini....


 

Menurut Gabe Mirkin, M.D., Jika kita merasa mengantuk setelah makan, terutama setelah permen atau produk roti, maka masih termasuk normal. Makan makanan manis menyebabkan otak kita untuk membuat sejumlah besar serotonin, neurotransmiter, yang membuat orang tertidur secara alami di malam hari.
 
Makan makanan manis atau yang terbuat dari tepung, seperti produk roti atau pasta, menyebabkan gula darah meningkat lebih tinggi dari biasanya. Hal ini menyebabkan pankreas untuk melepaskan sejumlah besar insulin, yang mendorong salah satu blok bangunan protein yang disebut triptofan dari aliran darah ke otak kita, di mana waktunya akan diubah ke serotonin yang membuat kita merasa mengantuk.


Solusinya

Sebaiknya untuk menghindari perasaan mengantuk setelah makan adalah, dengan membatasi makanan yang tinggi gula dan tepung. Lebih dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang tidak menyebabkan kenaikan tinggi gula darah seperti salad sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan atau ayam.
 
Sementara, bagi penderita obesitas sebaiknya sering melatih pernapasan untuk meningkatkan oksigenasi tubuh. Setiap kali orang yang kelebihan berat badan makan karbohidrat kompleks atau lemak, bernapas menjadi jauh lebih buruk. Memang,  prosesnya tidak membuat terengah-engah (jarang terjadi), namun biasanya lebih susah bernapas, kan?
 
Kesimpulannya, selain memilih makanan yang sehat, juga makanlah dengan bersahaja. Tidak berlebihan, seperti nasihat Rasulullah Muhammad SAW untuk berhenti makan sebelum kenyang.






Sumber:

Yang Kau Tau

Yang Kau Tau
klik kanan pilih newtab